Browsing "Sehari-hari"
Jul 7, 2016 - Sehari-hari    No Comments

Lama Tak Update

Asalamu’alaikum

Halo semua, wah udah lama banget ya saya gak aktif ngeblog lagi, kayaknya dari semenjak pertama bikin website ini kali ya? Hehe. Ok, kali ini saya mau share alasan kenapa lama gak update postingan:

  • SIBUK KERJA
    Udah dua tahun ini saya disibukan oleh pekerjaan. Sebenarnya gak sibuk-sibuk amat sih kerjaannya cuman capeknya itu lho yang bikin males ngapa-ngapain. Saya tinggal di Karawang tapi kerja di Cikarang. On the way dari Karawang ke Cikarang satu setengah jam, pulang pergi jadi 3 jam dan durasi kerja 9 jam. Total keseluruhan waktu yang diperlukan adalah 12 jam. Nyampe rumah bersantai sebentar lalu tidur.
  • SIBUK KERJA FREELANCE
    Masih soal kerja, selain disibukan oleh pekerjaan sebagai karyawan, saya juga disibukan oleh pekerjaan freelance yang belum pernah menghasilkan uang sama sekali. Apa pekerjaannya? Nanti di kasih tahu kapan-kapan ya!
  • SIBUK MENYALURKAN HOBI
    Hobi saya kadang setiap tahun berbeda-beda. Kalau di tahun sebelumnya hobi saya adalah main musik, nah kalau sekarang saya disibukan dengan hobi bikin film dokumentasi. Ngomong-ngomong soal hobi bikin film, sebenarnya ini hobi saya dari semenjak masih SD cuman baru terealisasikan sekarang, karena waktu SD saya masih belum punya Komputer Plus Kamera.
  • SIBUK MENCARI JATI DIRI
    Jujur, sampai saat ini saya masih belum tahu apa yang saya mau sebenarnya. (Istilah anak jaman sekarang, Labil) Saya mudah tertarik dan mudah juga bosan. Sifat perfectionist juga yang mungkin jadi penghambat saya untuk menemukan jati diri. Sebagai contoh website ini, saya sebenarnya sampai sekarang juga masih belum tahu style apa yang harus saya buat untuk pembangunan website ini. Akibatnya saya jadi sering gunta-ganti website, script beserta content-nya.
  • SIBUK BELAJAR
    Di sela-sela kesibukan kerja yang banyak menguras waktu dan tenaga, gak lupa saya menyempatkan waktu untuk belajar. Bidang keilmuan yang saya pelajari sekarang-sekarang ini adalah Animasi. Dan animasi juga sangat menyita waktu saya sampai-sampai gak bisa blogging.

Maka dari itu, mohon maaf jika saya selama ini mengabaikan blog dan fakum di dunia keartikelan yang tak berguna ini hehe
Tapi jangan khawatir, mulai saat ini saya akan bertekat untuk meneruskan hobi lama ini agar tidak punah. Saya akan aktif lagi blogging, dan semoga saja artikel-artikel yang saya bagikan di blog ini berguna bagi saya pribadi, teman-teman, saudara, masyarakat, bangsa maupun Negara. Amin. ^_^

Wasalamu’alaikum

Jun 2, 2016 - Sehari-hari    No Comments

Obsesi Jadi Artis

Dari dulu, entah kenapa. Saya selalu tertarik dengan dunia entertainment. Dari mulai musik, film, sinetron bahkan iklan. Setiap kali ada band-band atau penyanyi yang keren, saya selalu mendengarkan lagu-lagunya. Bahkan tidak jarang pula saya mengikuti gaya-gayanya saat sang idola menyanyi.

Sebagai contoh, Haddad Alwi. Haddad Alwi adalah penyanyi pertama yang saya dengarkan lagu-lagunya. Semasa kecil, mungkin kisaran umur 5 sampai 6 tahun. Saking sukanya sama haddad Alwi, saya sampai hapal semua lagu-lagunya. Setiap sehabis pulang sekolah, hal pertama yang saya lakukan adalah menghidupkan type dan menyetel lagu-lagu Haddad alwi melalui kaset. Saya ikuti nyanyiannya sampai pada akhirnya hal itu terjadi. Saya jadi suka nyanyi. Setiap hari, setiap jam bahkan setiap detik (mungkin) saya selalu menyanyi. Disinilah obsesi saya menjadi seorang penyanyi tumbuh.

Beberapa tahun kemudian saya pindah rumah. Obsesi saya untuk menjadi seorang penyanyi perlahan memudar karena sudah jarang sekali menyanyi. Namun, ketertarikan saya dengan dunia entertainment semakin menggebu-gebu.

Ketika saya masuk SMP, setelah saya mengenal band bernama Stinky. Saya jadi sering ngeband. Walaupun saya tidak punya keahlian khusus dalam bermusik tapi saya tidak peduli. Bersama teman-teman sekolah, saya membentuk band bernama The Konslet. Melalui band ini obsesi saya yang tadinya ingin menjadi penyanyi berubah ingin menjadi seorang musisi. Alat musik yang saya mainkan dulu adalah Drum. Melihat Reza (drumer peterpan) kala itu, sangat keren sekali. Permainannya sangat menginspirasi saya untuk menjadi seorang drumer dari band terkenal. Beberapa tahun kemudian saya semakin fokus di musik. Setelah The Konslet bubar saya membentuk band bernama Inzicht. Melalui band inilah sedikit demi sedikit obsesi saya untuk menjadi musisi terwujud setelah berhasil membuat single lagu. Mempromosikannya di radio-radio, memenuhi panggilan talk show di radio-radio, menjadi bintang tamu di event-event kecil dan menegah dan membuat album kompilasi.

Saya cukup bahagia saat itu. Namun kalian tidak tahu bahwa obsesi saya untuk menjadi musisi perlahan terbelah setelah saya menonton TV Seri Cookies yang ditayangkan di SCTV setiap sore. Judulnya kalau tidak salah ‘Jungkir Balik Dunia Sissy’ pemainnya Putri Titian. Ketika saya menonton Putri Titian berakting, saya fokus sekali dalam menonton tayangan tersebut. Sampai pada akhirnya saya seakan-akan merasa masuk dan terlibat dalam cerita di TV seri tersebut dan bercampur dalam kehidupan nyata. Disinilah kekacauan itu terjadi. Saya menjadi sulit memisahkan diri dari kehidupan nyata dan maya.

Kehidupan nyata saya sudah berbaur dengan kehidupan TV seri di SCTV. Sampai pada akhirnya saya membuat TV seri sendiri di dalam kehidupan nyata. Saya mencoba berakting dan berpura-pura. Saya bercerita pada teman sebangku di SMP bahwa saya sudah mempunyai pacar. Pacar saya mempunyai penyakit jantung dan tidak boleh mengalami hal-hal yang mengejutkan. Dia orang kaya, tinggal di Rengasdengklok, rumahnya besar dan mobilnya mewah. Dia bernama Christina Christa Sabathali seorang beragama kristen yang pacaran dengan orang islam. Berhari-hari teman saya dihasuti oleh cerita-cerita fiktif yang saya buat sendiri. Dan anehnya, semua cerita hayalan yang saya karang itu dipercayai bahkan membuat teman saya terharu saat mendengar bahwa pacar saya meninggal ketika dia rindu ingin bertemu pujaan hatinya (Baca: saya sendiri)

(BERSAMBUNG)